Senin, 29 November 2010

jawaban v-class jarkomlan

Nama : Maureen Imee

Npm : 50407545

Kelas : 4IA 14

SOAL

1. Apakah dimaksud dengan komunikasi broadband ?

2. Sebutkan keuntungan SONET !

3. Jelaskan prinsip kerja dari ATM !

4. Apakah yang dimaksud dengan DSL


JAWABAN

1. Konsep Komunikasi Broadband

Secara umum, Broadband dideskripsikan sebagai komunikasi data yang memilikikecepatan tinggi, kapasitas tinggi, menggunakan DSL, Modem Kabel, Ethernet, Wireless Access, Fiber Optik, W-LAN, V-SAT, Rentang kecepatan layanan bervariasi dari 128 Kbps s/d 100 Mbps, dan Tidak ada definisi internasional spesifik untuk Broadband

Konsep Komunikasi Broadband

Dalam Draft RPM Penataan Pita Frekuensi Radio untuk Keperluan Layanan Akses Pita Lebar Berbasis Nirkabel (Broadband Wireless Access) diusulkan definisi Broadband adalah layanan telekomunikasi nirkabel yang memiliki kemampuan kapasitas diatas kecepatan data primer “2 Mbps” (E1) sesuai ITU-R F.1399-1.

Konsep Komunikasi Broadband

Untuk Penyelenggara Jaringan / Jasa Telekomunikasi

· Suatu pilihan untuk mengurangi penurunan pendapatan dari teknologi lama (POTS/PSTN).

· Potensi tambahan pendapatan dari Layanan Nilai Tambah.

· Potensi penambahan secara eksponensial dalam ARPU.

Untuk Konsumen

· Tersedianya rentang aplikasi yang lebih banyak dan lebih kaya.

· Akses yang lebih cepat terhadap informasi.

· Layanan yang semakin mengarah konvergensi (VOIP, Video on Demand).


2. Keuntungan SONET adalah dapat memberikan fungsionalitas yang bagus baik pada jaringan kecil, medium, maupun besar.

· Collector rings menyediakan interface ke seluruh aplikasi, termasuk local office, PABX, access multiplexer, BTS, dan terminal ATM.

· Manejemen bandwith berfungsi untuk proses routing, dan manajemen trafik.

· Jaringan backbone berfungsi menyediakan konektifitas untuk jaringan jarak jauh


3. ATM

· ATM telah direkomendasikan oleh CCITT sebagai mode transfer untuk B-ISDN.

· Pada ATM, informasi dikirim dalam blok data dengan panjang tetap yang disebut sel. Sel merupakan unit dari switching dan transmisi.

· Untuk mendukung layanan dengan rate yang beragam, maka pada selang waktu tertentu dapat dikirimkan sel dengan jumlah sesuai dengan rate-nya.

· Sebuah sel terdiri atas information field yang berisi informasi pemakai dan sebuah header.

· Informasi field dikirim dengan transparan oleh jaringan ATM dan tak ada proses yang dikenakan padanya oleh jaringan.

· Urutan sel dijaga oleh jaringan, dan sel diterima dengan urutan yang sama seperti pada waktu kirim.

· Header berisi label yang melambangkan informasi jaringan seperti addressing dan routing.

· Dikatakan merupakan kombinasi dari konsep circuit dan packet switching, karena ATM memakai konsep connection oriented dan mengggunakan konsep paket berupa sel.

· Setiap hubungan mempunyai kapasitas transfer (bandwidth) yang ditentukan sesuai dengan permintaan pemakai, asalkan kapasitas atau resource-nya tersedia

· Denganresource yang sama, jaringan mampu atau dapat membawa beban yang lebih banyak karena jaringan mempunyai kemampuan statistical multiplexing


4.DSL adalah Teknologi akses yang menggunakan saluran kabel tembaga eksisting untuk layanan broadband.

Rabu, 17 November 2010

Tugas Sofskill ke-2 CIM (Corporate information Technology)


Corporate information Technology (CIM)

Informasi merupakan sebuah data yang telah diolah untuk memberikan sesuatu yang dapat bermanfaat bagi seseorang yang memerlukannya dalam hal atau konteks apapun. Termasuk sebuah perusahaan, membutuhkan sebuah informasi yang dapat memberikan suatu masukan guna mengembangkan dan memajukan perusahaannya. Maka dari itu diperlukan sebuah management informasi bagi perusahaan, yang mengutamakan sistem berbasis computer yaitu CIM (Corporate Information Technology). Untuk itu CIM sangat diperlukan dalam memanage informasi pada sebuah perusahaan, adapun pengertian dari CIM itu sendiri adalah Management berbasis computer yang dapat melakukan semua tugas akutansi standar bagi semua unit organisasi secara terintegrasi dan terkoordinasi.


Dibawah ini merupakan sebagian tugas dari CIM, antara lain :

  • Membuat ide strategis : maksudnya adalah CIM membuat sebuah ide dimana yang menjadi dasar dari ide yang muncul tersebut mengutamakan kemudahan dalam mengakses informasi.
  • Perencanaan pasokan untuk kebutuhan informasi masa depan : artinya CIM telah memiliki planning menyediakan kebutuhan informasi di masa depan.
  • Meningkatkan nilai utilitas sumber daya informasi yang tersedia
  • Menghilangkan informasi yang berlebihan, yang berarti yaitu informasi yang seharusnya tidak perlu, dihilangkan saja.
  • Memastikan kepatuhan terhadap undang-undang.
  • Dan meningkatkan laba atas investasi di teknologi informasi

Selain itu tugas dari CIM yaitu mengakumulasikan seluruh data transaksi akutansi dari bagian manufaktur, penjualan, pembelian, sumber daya manusia, dan berbagai fungsi bisnis lain.

Strategy

Ada tiga tingkat untuk mengembangkan kebutuhan dalam melakukan strategi mengembangkan informasi di perusahaan. Diantaranya yaitu :

1. Perusahaan (corporate)

Informasi perusahaan yang berguna untuk seluruh organisasi. Informasi global ini secara umum cukup baik ditangani oleh intranet perusahaan (bahkan jika intranet itu sendiri perlu ditingkatkan)

2. Team, division, business unit

Tingkat tengah adalah mungkin yang paling menarik, karena mencakup semua informasi bersama dalam tim, divisi, unit bisnis, dll. Tingkat ini umumnya mendapat pelayanan yg kurang baik dalam organisasi, meskipun berbagai perangkat semakin sering digunakan untuk mengatasi kebutuhan informasi tim.


3. Individual

Pada tingkat terendah adalah kebutuhan informasi pribadi staf di seluruh organisasi. Contohnya termasuk korespondensi (baik internal dan eksternal), laporan dan spreadsheet.












Success Story

CIM menjadi popular di tahun 1990-an. Para analis memberikan berbagai alasan kepopuleran tersebut. Kebutuhan akan informasi umum dan mencakup seluruh perusahaan ketika perusahaan-perusahaan bergabung dan menyatu, jawaban terhadap sistem warisan lama agar dapat menghadapi Y2K secara pasti, ketakutan beberapa manager senior bahwa mereka akan tertinggal dalam teknologi canggih dan alasan lain. Dengan alasan diatas maka dikembangkan sistem informasi berbasis perusahaan dengan menggunakan teknologi informasi.

Evolusi CIM (sistem informasi perusahaan)

· SIM , para manager tidak puas hanya menghitung apa yang telah terjadi dalam bisnis, mereka ingin mengendalikan operasi dan merencanakan masa depan.

· MRP, pertama kali dikembangkan di area manufaktur untuk mengatasi masalah pengendalian persediaan yang rumit

· MRP II, merupakan kelanjutan alamiah dari sistem MRP.

· ERP (sistem perencanaan sumber daya perusahaan) adalah langkah logis selanjutnya. Seluruh informasi mengenai berbagai proses di dalam batas perusahaan dikonsolidasi. Ini memerlukan komitmen besar dari sumber daya perangkat keras computer, perangkat lunak yang canggih, sistem managemen database, serta pemakai yang terlatih. Ini juga memerlukan komitmen dari para manager yang menggunakan sistem ERP



http://it.toolbox.com/blogs/enterprise-design/the-six-dimensions-of-corporate-information-management-14790
http://www.scribd.com/doc/23652804/Sistem-Informasi-Perusahaan
Buku : McLeod, Raymond."Sistem Informasi Management".PT ITERMASA : jakarta.2001.